Rabu, 23 Mei 2018

Melihat Sekilas Aliran Jabariyah

Hasil gambar untuk aliran jabariyah
source: https://bit.ly/2GHnxz3
       Aliran Jabariyah
Pengertiannya :
            Secara bahasa Jabariyah berasal dari kata jabara yang mengandung pengertian memaksa. Di dalam kamus Munjid dijelaskan bahwa nama Jabariyah berasal dari kata jabara yang mengandung arti memaksa dan mengharuskannya melakukan sesuatu. Salah satu sifat dari Allah adalah al-Jabbar yang berarti Allah Maha Memaksa. Sedangkan secara istilah Jabariyah adalah menolak adanya perbuatan dari manusia dan menyandarkan semua perbuatan kepada Allah. Dengan kata lain adalah manusia mengerjakan perbuatan dalam keadaan terpaksa (majbur).
Latar belakang                        :
            Adapun mengenai latar belakang lahirnya aliran Jabariyah tidak adanya penjelelasan yang sarih. Abu Zahra menuturkan bahwa paham ini muncul sejak zaman sahabat dan masa Bani Umayyah. Ketika itu para ulama membicarakan tentang masalah Qadar dan kekuasaan manusia ketika berhadapan dengan kekuasaan mutlak Tuhan. Adapaun tokoh yang mendirikan aliran ini menurut Abu Zaharah dan al-Qasimi adalah Jahm bin Safwan, yang bersamaan dengan munculnya aliran Qadariayah.
Pemikirannya              :
            Manusia tidak mempu untuk berbuat apa-apa. Ia tidak mempunyai daya, tidak mempunyai kehendak sendiri, dan tidak mempunyai pilihan. Pendapat Jahm tentang keterpaksaan ini lebih dikenal dibandingkan dengan pendapatnya tentang surga dan neraka, konsep iman, kalam Tuhan, meniadakan sifat Tuhan, dan melihat Tuhan di akherat.
Tokohnya                    :
a.    Jahm bin Shafwan
b.   Al-Ja’ad Bin Dirham
c.    Husain Bin Muhammad Al Najjar
d.   Dirar Ibn ‘Amr.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UIN Sunan Kalijaga Meraih Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015.

UIN Sunan Kalijaga Meraih Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta baru saja menerima sertifikat sistem man...