gunung merapi terletak di dekat magelang-jogja-boyolali. pada liburan semester 1 kemaren aku kedatangan teman-temanku yang berasal dari kota malang dan semarang. kedatangan mereka bertujuan untuk mengajaku menjelajahi gunung merapi bersama-sama. setelah kami isya kampi pun lekas berangkat dari jogja menuju via selo yang merupakan basecamp pendakian terdekat merapi dan kami pun tiba pada pukul 11 tepat. setelah samapi di via selo kami mumulai melakukan pendaftaran dan penyerahan berkas-berkas kami kepada petugas setempat. pada pukul 12 malam tepat pun kami mulai melakukan pendakian di bawah hujan yang menjelma sebagai awan kabut.
selama perjalanan kami membicarakan banyak hal dan kejadian lucu agar kami tidak merasa kecapekan dan lelah serta mengambil foto dan video untuk menadi dokumentasi kami selama perjalanan. hingga pada saat melewati suatu jalan kami mendengar suara jeritan wanita,seketika pun kami diam dan saling bertatap pandang karena keheranan berbaur kaget. dengan rasa cemas pun kami berjalan lebih cepat karena khawatir akan resiko yang terjadi jika kami mendatangi tempat teriakan tersebut yang berada di luar jalur pendakian. sesampainya kami di pos 3 kami pun memutuskan untuk beristirahat sejenak untuk minum dan memakan sebagian roti yang kami bawa, dan tampa kami sadari ternyata datang pendaki lain yang mendekat ke arah kami dari balik arah kegelapan sambil berkata "istirahat mas", "iya mas ,isitrahat sebentar"sahut kami , namun ada yang membuat merasa kami terheran-heran bagaimana orang tersebut bisa mendaki di gelapnya gunung tampa alat penerang sama sekali . "gak bawa senter mas?' tanya kami , "ngak mas,tadi pas daki pake senter hp tpi batrenya sudah habis ,jadi saya dari tadi lihat-lihat aja di mana ada cahaya maka saya mendekat kesana"jawabnya . kemudian kami pun mengajaknya untuk mendaki bersama-sama selama pendakian punkami belum melihat sama sekali wajahnya karena gelap dan di tutupi kain buff .
sesampainya di puncak garuda pada pukul 5 pagi kami pun mulai melaksanakan shalat subuh berjamaah di atas, namun kami kebingungan karena saat melaksanakan sholat pendaki yang kami tidak kenal tersebut hilang ,entah bagaimana ceritanya kami tidak menemukan pendaki tersebut lagi. ketika mentari terbit kami pun mulai berfoto-foto dan bergegas menuruni gunung merapi tersebut.
source: googleimage.com
sesampainya di bawah saat jam 8 pagi kami pun kembali untuk mengambil berkas-berkas dan data diri kami yang kami serahkan tadi malam, namun kami merasa kaget ketika kami melihat ke sebuah papan informasi orang hilang. kami melihat orang yang bersama kami tadi malam dan pakaiannya sama persis menggunakan jaket biru,celana gunung coklat,tas gunung cosina berwana hitam tanpa buff yang ia pakai semalam. seketika kami pun heran dan menjadi bingung seolah-olah ada mimpi buruk yang menimpa kami.
selama perjalanan kami membicarakan banyak hal dan kejadian lucu agar kami tidak merasa kecapekan dan lelah serta mengambil foto dan video untuk menadi dokumentasi kami selama perjalanan. hingga pada saat melewati suatu jalan kami mendengar suara jeritan wanita,seketika pun kami diam dan saling bertatap pandang karena keheranan berbaur kaget. dengan rasa cemas pun kami berjalan lebih cepat karena khawatir akan resiko yang terjadi jika kami mendatangi tempat teriakan tersebut yang berada di luar jalur pendakian. sesampainya kami di pos 3 kami pun memutuskan untuk beristirahat sejenak untuk minum dan memakan sebagian roti yang kami bawa, dan tampa kami sadari ternyata datang pendaki lain yang mendekat ke arah kami dari balik arah kegelapan sambil berkata "istirahat mas", "iya mas ,isitrahat sebentar"sahut kami , namun ada yang membuat merasa kami terheran-heran bagaimana orang tersebut bisa mendaki di gelapnya gunung tampa alat penerang sama sekali . "gak bawa senter mas?' tanya kami , "ngak mas,tadi pas daki pake senter hp tpi batrenya sudah habis ,jadi saya dari tadi lihat-lihat aja di mana ada cahaya maka saya mendekat kesana"jawabnya . kemudian kami pun mengajaknya untuk mendaki bersama-sama selama pendakian punkami belum melihat sama sekali wajahnya karena gelap dan di tutupi kain buff .
sesampainya di puncak garuda pada pukul 5 pagi kami pun mulai melaksanakan shalat subuh berjamaah di atas, namun kami kebingungan karena saat melaksanakan sholat pendaki yang kami tidak kenal tersebut hilang ,entah bagaimana ceritanya kami tidak menemukan pendaki tersebut lagi. ketika mentari terbit kami pun mulai berfoto-foto dan bergegas menuruni gunung merapi tersebut.
source: googleimage.com
sesampainya di bawah saat jam 8 pagi kami pun kembali untuk mengambil berkas-berkas dan data diri kami yang kami serahkan tadi malam, namun kami merasa kaget ketika kami melihat ke sebuah papan informasi orang hilang. kami melihat orang yang bersama kami tadi malam dan pakaiannya sama persis menggunakan jaket biru,celana gunung coklat,tas gunung cosina berwana hitam tanpa buff yang ia pakai semalam. seketika kami pun heran dan menjadi bingung seolah-olah ada mimpi buruk yang menimpa kami.
